Manfaat senam aerobik dan beberapa cara latihan senam aerobik

Manfaat Senam Aerobik dan Cara Melakukan Latihannya - Melakukan senam aerobik dengan rutin selain dapat menyehatkan badan juga mampu mengurangi berat badan dengan melakukan beberapa latihan senam yang benar kalori di dalam tubuh akan terbakar, selain itu juga dapat meningkatkan dan mempertahankan denyut jantung Anda, yang sekaligus melatih kelompok otot-otot besar untuk tetap aktif bergerak selama latihan. Beberapa orang sering menghubungkan meningkatnya detak jantung saat latihan aerobik sangat efisien dapat membakar lemak lebih cepat.



Berikut ini beberapa manfaat senam aerobik :

1. Menurunkan Berat Badan
Senam aerobik cukup efektif untuk menurunkan berat badan secara bertahap. Tentu saja harus dengan diimbangi dengan pola makan yang baik sehingga proses pembakaran lemak tidak sia-sia.

2. Menguatkan Jantung
Senam aerobik dapat menguatkan jantung dengan cara meningkatkan denyut dan menstabilkan irama jantung sehingga akan lebih sehat. Dengan memiliki jantung yang kuat lebih memudahkan kerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik dapat menghindarkan kita dari serangan berbagai macam penyakit. Hampir setiap jenis olahraga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, termasuk senam aerobik.

4. Mengendalikan Gula Darah
Dengan melakukan senam aerobik secara rutin dapat meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Dengan meningkatnya kolesterol baik dalam tubuh dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengendalikan kadar gula darah.

5. Menguatkan Otot dan Tulang
Senam aerobik dapat meningkatkan kekuatan otot. Dengan meningkatnya kekuatan otot, otomatis juga akan meningkatkan kekuatan tulang.

6. Dapat Meningkatkan Energi
Senam aerobik dapat meningkatkan suplai oksigen tubuh sehingga juga meningkatkan energi. Dari sebuah penelitian University of Georgia mengatakan bahwa, dengan melakukan latihan aerobik selama 20 menit maka energi akan meningkat sebanyak 20%.

7. Cara Melakukan Senam Aerobik Di Rumah
Sebelum memulai senam aerobik, ada beberapa tahapan yang harus Anda lakukan. Diantaranya adalah pemanasan, latihan inti, dan pendinginan.

  • Pemanasan

Pemanasan wajib dilakukan untuk menghindari cidera saat melakukan senam aerobik. Pemanasan bertujuan untuk meningkatkan suhu tubuh, menaikkan denyut jantung, dan mempersiapkan otot-otot dan persendian.

Beberapa gerakan pemanasan yang bisa Anda lakukan adalah jalan di tempat, melangkah dari sisi ke sisi dan menggerakkan lengan pada tingkat pinggang atau lebih tinggi. Lakukan kurang lebih selama 5-10 menit hingga tubuh Anda siap melakukan latihan inti dengan intensitas yang lebih tinggi.

  • Latihan Inti

Setelah tubuh Anda siap, maka Anda dapat melakukan latihan inti dengan intensitas yang lebih tinggi. Anda dapat melakukan latihan inti kurang lebih selama 25-55 menit. Berikut ini berapa jenis gerakan dalam senam aerobik.

- Marching 
Gerakan jalan di tempat dengan mengangkat kaki kira-kira setinggi betis, lutut di tekuk 90 derajat.
- Jogging 
Menggerakkan atau menekukkan kaki ke arah belakang, dengan lutut mengarah ke lantai atau tegak lurus ke bawah menggunakan persendian engkel dan lutut.
- Kicking
Gerakan mengayunkan tungkai ke depan atau ke samping dalam keadaan lurus setinggi pingggang atau lebih.
- Single Step
Gerakan kaki melangkah satu langkah ke kanan atau ke kiri, dengan gerakan terakhir menyentuhkan bola, lutut tumpu agak ditekuk, kedua lutut merapat dan menghadap ke depan.
- Bouble Step
Gerakan dengan melangkah dua langkah ke kanan atau ke kiri dengan gerakan terakhir merapatkan kaki dengan menyentuhkan bola kaki, posisi lutut menghadap ke depan, lutu kaki tumpu agak ditekuk.
- Gripevire
Gerakan dengan melangkah dua langkah ke kanan dan ke kiri seperti double step tetapi dengan menyilangkan kaki ke belakang.
- Leg Curl
Gerakan menekuk kaki ke arah belakang.
- Heel Touch
Gerakan menyentuhkan tumit kaki ke kanan, ke kiri atau ke depan dengan sedikit menekuk lutut tumpu, berat badan berada pada kaki tumpu.

  • Berikutnya lakukan pendinginan

Setelah latihan ini, lakukan pendinginan untuk mengembalikan frekuensi denyut jantung mendekati normal secara bertahap.
Gerakan pendingingan kurang lebih hampir sama dengan pemanasan. Juga lakukan peregangan untuk membantu mengembalikan otot pada kondisi normal. Lakukan kurang lebih selama 5-10 menit.

Bagaimana mudah bukan? Sehat, langsing, seksi dengan senam aerobik yang bisa Anda dapat dirumah tanpa meninggalkan anak atau keluarga dirumah.
Selamat mencoba. Semoga bermanfaat...